FB War dan Tweet War

Potensi konflik dimulai disaat membaca twitter yg hanya muat 140 karakter dan FB yg muat 420 karakter.

Smuanya diungkapkan tanpa ekspresi, hanya brupa tulisan. Bahasa lisan yg ketemu langsung aja kadang salah tafsir, skrg ada bahasa lisan yg ketemu langsung, bisa LEBIH-LEBIH salah tafsir.

Media sosial pun akhirnya menjadi media Sok Sial, stiap org bebas mnulis pendapatnya, hanya gara2 terpancing FB yg tertulis: ‘what’s on your mind’ akhirnya smua yg dipikirkan dituliskan. Hanya gara2 terpancing di twitter yg tertulis: ‘what’s happening?’ Akhirnya segala yg trjadi mesti di update, klo ga di update nantinya kudet, kurang update.

Tahanlah…
Sabar…sblm menulis status,
Apakah status yg ditulis ini baik bg diri sendiri dan org lain?
Apakah mnyinggung org lain atau tidak?

Klo mau tulis yg bersifat personal, ada baiknya tulis di diary saja, dibaca sendiri, back to jadul bro :)

Leave a Comment